Jenis – jenis hamster

Posted: 8 Juni 2011 in Uncategorized

Hamster yang sering dipelihara oleh orang-orang saat ini adalah hamster jenis Roborovski, Campbell, dan Winter White. Sedangkan hamster jenis Syrian kurang populer saat ini dan jarang dipelihara oleh hobiis ataupun breeder. Agar tidak salah pilih hamster dan agar bisa membedakan antara jenis hamster yang satu dan yang lainnya,

1. Roborovski

Jenis hamster ini adalah yang paling terkenal dan populer, karena memang terlihat paling lucu dan imut. Juga kelihatan mahal, dan memang lumayan mahal kalau dibandingkan dengan jenis hamster yang lain. Hamster jenis ini memiliki rasa takut yang luar biasa, tapi untuk mengigit hampir tidak pernah, cuma susah dipegang karena akan kabur terus-terusan. Hanya terdapat 2 varian, white face dan normal. Perbedaan hanya di bagian muka, ada yang benar-benar putih dan ada yang punya garis abu-abu. Hamster dewasanya hanya berukuran sekitar 5 cm.

Kelebihan hamster Roborovski adalah ia termasuk salah satu hamster yang paling digemari juga karena ukurannya yang paling kecil dan mukanya yang paling berbeda dibanding hamster lain. Lincah dan suka bermain jadi terlihat lebih aktif.

Kekurangan hamster Roborovski adalah ia sulit dipegang karena biasanya ia melompat jika berada di tangan manusia. Terlalu kecil untuk digenggam dengan nyaman serta sifatnya terlalu penakut.

2. Campbell

Jenis hamster ini adalah yang paling umum dengan kategori harga murah. Campbell termasuk hamster mini yang memiliki paling banyak variasi warna dan tipe bulu. Hamster dewasanya berukuran 9-12 cm. Karakter yang menonjol dari hamster ini adalah sifatnya yang lebih ‘berani’ dibanding hamster jenis lain. Untuk mengetahui apakah suatu hamster adalah hamster Campbell atau bukan, coba dekatkan tangan kita ke hamster tersebut. Kalau hamster tersebut mengambil posisi takut/defensif dan menggigit, maka dapat dipastikan hamster tersebut adalah hamster Campbell. Hamster Campbell seringkali menggigit pada orang baru walaupun bisa dijinakkan juga.

Kelebihan hamster Campbell adalah hamster ini memiliki banyak variasi warna dan tipe bulu sehingga Anda memiliki banyak pilihan. Hamster ini termasuk pandai untuk ukuran seekor hamster dan ada sedikit tantangan bagi Anda untuk menjinakkan hamster-hamster Campbell yang selama ini dikenal galak.

Kekurangan hamster Campbell adalah hamster ini termasuk jenis hamster yang (sangat) agresif. Tidak cocok bagi anak kecil ataupun bagi Anda yang tidak rela tangannya digigit.

3. Winter White

Hamster Winter White memiliki penampilan yang mirip dengan hamster Campbell. Perbedaan terletak pada sifat dan ukuran tubuh. Hamster Winter White memiliki sifat tenang dan tidak takut terhadap manusia. Bahkan kalau hamster ini sudah jinak, ia akan memanjat ke tangan Anda serta menggigit-gigit kecil. Banyak orang menyukai hamster jenis ini karena kejinakannya, namun pada beberapa hamster Winter White, ada yang menjadi terlalu manja sehingga malas bergerak. Hamster ini memiliki ukuran 7-9 cm.

Kelebihan hamster Winter White adalah ia merupakan hamster ‘ramah’ sejak lahir. Sehingga Anda tidak memerlukan usaha khusus untuk menjinakkannya. Cukup bermain dan memegangnya setiap hari maka ia akan jinak dalam waktu sekitar 1-2 minggu. Hamster jenis ini juga bisa berubah warna menjadi putih jika ditempatkan di ruangan yang dingin dan kembali menjadi warna aslinya jika ditempatkan di ruangan yang bersuhu normal.

Kekurangan hamster Winter White adalah ia kadang bersikap terlalu malas, dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur dan makan dibanding bermain. Hamster Winter White juga ada yang galak dan menggigit, untuk kasus seperti ini biasanya hamster jenis ini menggigit dengan lebih keras dan sering tidak mau melepas gigitannya. Berbeda dengan hamster campbell yang biasa menggigit tapi kemudian langsung kabur.

4. Syrian

Jenis hamster ini adalah yang berukuran paling besar di antara ketiga jenis lainnya. Hamster Syrian dewasa berukuran 12-17 cm. Sebagian hamster jenis ini jinak dan tidak galak dengan berbagai variasi warna bulu. Hamster Syrian juga sering disebut dengan hamster lokal, karena konon katanya hamster ini berasal dari Indonesia. Banyak juga sebutan-sebutan lainnya yang banyak digunakan oleh para penjual hamster, seperti giant hamster dan hamster Australia, tapi itu semua disebabkan karena ketidaktahuan mereka tentang hamster sehingga mereka memberi nama sendiri. Jadi kalau Anda menemukan nama hamster seperti itu, yakinlah bahwa hamster tersebut adalah hamster Syrian.

Kelebihan hamster Syrian adalah ia berukuran besar dan gerakannya lambat, sehingga dapat dengan mudah dipegang serta dijinakkan. Hamster jenis ini juga satu-satunya hamster yang mempunyai bulu panjang (long hair). Satu hal yang unik dari hamster Syrian adalah mereka bersifat soliter (penyendiri), jadi Anda bisa memelihara hamster Syrian sendirian tanpa takut ia akan merasa kesepian.

Kekurangan hamster Syrian adalah karena ukurannya yang besar, maka ia membutuhkan segala sesuatu dalam jumlah yang lebih banyak. Jadi Anda harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli segala perlengkapan seperti makanan dan serbuk kayu dalam jumlah yang sedikit lebih banyak. Hamster Syrian pun kurang populer di Indonesia saat ini.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s